Remaja Segan Ungkapkan Edukasi Seksual Bersama Orang Tua

Remaja Segan Ungkapkan Edukasi Seksual Bersama Orang Tua

Tentang edukasi seksual harus sudah diketahui anak remaja, tentunya ini akan menambah wawasan bagi anak berusia remaja dan penting untuk orang tua berikan edukasi seksual ini, hal tersebut dapat membantu anak  untuk cegah seks bebas, kejahatan sesksual dan juga penyakit menular lainnya.

Dari hasil riset online Reckitt Benckiser Indonesia, terbukti dari 5 besar kota di Indonesia, diantaranya : Bandung, Medan, Surabaya, Jakarta dan Yogyakarta, terdapat sekitar dari 60% lebih kaum remaja segan untuk dihakimi oleh orang disaat bertanya seputar topik edukasi seksual. Kauk remaja lebih terbuka kepada sesama temannya sebesar 57%

“Untuk pemahaman reproduksi kesehatan seksual adalah perihal yang penting untuk menambah wawasan, untuk remaja bisa menghindari  dari penyakit yang menular seksual”. Kata seorang direktur Pencegahan Dan Penyakit Menular Langsung, yaitu  Dr. Wiendra Waworuntu, Jakarta Kami 18 Juli 2020.

Remaja Segan Ungkapkan Edukasi Seksual Bersama Orang Tua

Remaja Segan Ungkapkan Edukasi Seksual Bersama Orang Tua

Untuk rasa terbuka terhadap orang tua semakin lama kian hilang, saat anak remaja telah mengalami masa pubertas, yang dimana masa ini adalah waktu pertumbuhan kaum remaja untuk menuju sesi dewasa.

Dalam riset Reckitt Benckiser ini, saat kaum remaja masuk dalam sesi pubertas ini 50% dari para remaja tersebut tentunya ada yang berkonsultasi serta membahas pengalaman pertama dengan menentukan orang tua untuk berkonsultasi. Lalu dengan teman 30% dan 20% mencari informasi di internet serta media sosial.

Berlangsungnya tempo pada saat pubertas, orang tua jadi sumber untuk mencari informasi terpercaya kedua untuk kaum remaja tentang topik kesehatan seksual. Tentunya  makin bertumbuh kaum remaja lebih suka mendiskusikan tentang kesehatan organ reproduksi dan edukasi seksual terhadap teman.

Dari hasil riset tersebut tersebut, untuk mebangkitkan peran orang tua untuk bisa memberikan pembelajaran edukasi sesksual.

Remaja Segan Ungkapkan Edukasi Seksual Bersama Orang Tua

Peran Orang Tua Bagi Kaum Remaja Tentang Edukasi Seksual

Banyak para pakar kesehatan memberikan saran untuk orang tua, bisa ajarkan pemahaman tentang organ sampai dengan anatomi tubuh dengan bahasa yang baik dan benar. Hal ini tentunya akan berdampak baik bagi kaum remaja, apabila jelaskan menggunakan bahasa kiasan , akan membuat anak menjadi ragu.

Pada anak usia yang berumur 1-2 tahun ini, harus memberikan edukasi tentang nama organ tubuh yang benar. Dan sebaiknya orang tua bisa mencocokan umur anak, untuk diberikan informasi seksual yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *